Pemberdayaan Masyarakat Lokal dalam Pengembangan Desa Wisata Cikolelet Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Serang Nomor 8 Tahun 2014 Tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kabupaten Serang Tahun 2014-2025
DOI:
https://doi.org/10.65310/k822zd38Kata Kunci:
Local Empowerment, Local Regulations, Master Plan, Tourism Policy, Tourism Village.Abstrak
This study examines local community empowerment in the development of Cikolelet Tourism Village in Serang Regency based on Regional Regulation Number 8 of 2014 concerning the Master Plan for Tourism Development of Serang Regency 2014–2025. The development of tourism villages is intended to optimize cultural potential and local wisdom in order to enhance the economic and social welfare of the community, as well as to serve as a strategy for poverty alleviation through job creation and the strengthening of micro, small, and medium enterprises (MSMEs). The research focuses on the implementation of local community empowerment and the obstacles encountered in the development of the tourism village. This study employs the Theory of Development Law and the Welfare State Theory, using a juridical-empirical method with a descriptive qualitative approach. The findings indicate that community empowerment has been carried out through institutional establishment, basic tourism training, and community involvement in activities based on local potential. However, its implementation has not yet been optimal due to uneven community participation. Major constraints include limited funding, weak intersectoral coordination, low levels of community participation, and limited access to information and technology, which ultimately hinder the optimal development of community capacity.
Unduhan
Referensi
Aguswan, Abdul Mirad. “Pemberdayaan Masyarakat Desa Kuapan Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar”, Jurnal Administrasi Politik dan Sosial. 2, no. 2 (Agustus 2021). https://doi.org/10.46730/japs.v%vi%i.67.
Aulia, Zulfa M, “Hukum Pembangunan Dari Mochtar Kusuma-Atmadja: Mengarahkan Pembangunan Atau Mengabdi Pada Pembanguan?., Jurnal Hukum. 1 no. 2 (2018). https://doi.org/10.22437/ujh.1.2.363-392.
Gumelar, Bagus Saifullah Agung. “Pengembangan Desa Wisata Cikolelet Berbasis Masyarakat Di Desa Cikolelet, Kecamatan Cinangka Kabupaten Serang Banten”, Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam 6 no. 1 (2020). http://dx.doi.org/10.32678/lbrmasy.v6i1.4249.
Jazuli, Rakhmat dan Nurikah. Community Group-Based Tourism Development Model: Banten Lama Tourism Area, UNIFIKASI : Jurnal Ilmu Hukum Faculty of Law, Sultan Ageng Tirtayasa University Indonesia 8, no. 2 (2021).
Kurniawan, Iwan. “Manajemen Sinegritas Stakeholder Dalam Membangun Desa Wisata Giong Siu”, Jurnal Manajemen Pariwisata 6, no. 2 (2024).
Mardiasmo. Teori Negara Kesejahteraan dan Pembangunan Sosial, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2019.
Mustangin, dkk. “Pemberdayaan Masyarakat berbasis Potensi Lokal melalui Program Desa Wisata di Desa”, Jurnal Pemikiran dan Penelitian Sosiologi 2, no. 1 (2017). https://doi.org/10.24198/jsg.v2i1.15282.
Nining, Budi Setiawati, Ansyari Mone. “Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Infrastruktur Di Desa Patongloan, Kecamatan Baroko Kabupaten Enrekang”, Jurnal Ilmu Administrasi Negara 4, no. 3 (2023).
Nurini M, “Pemberdayaan Masyarakat Desa Wisata Mergosari, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal Berbasis Potensi Lokal” 2, (April 2016). https://doi.org/10.14710/ruang.2.2.511-560.
Paulista, Maria. “Dampak Perkembangan Pariwisata Terhadap Kondisi Sosia-Ekonomi Masyarakat di Desa Coal, Kabupaten Manggarai Barat”, Jurnal Destinasi Pariwisata 11, no. 1 (Juni 2023). https://doi10.24843/JDEPAR.2023.v11.i01.p18.
Permadi, Nova Agustin. “Strategi Pengembangan Desa Wisata, (Studi Pada Desa Wisata Cikolelet, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang Banten)”, Jurnal Administrasi Negara 10, no. 2 (2022). http://DOI 10.30656/sawala.v10i2.5761Page281-291.
Pribadi, A., Nastiti, “Kendala Pengembangan Desa Wisata”, Jurnal Pariwisata dan Pemberdayaan Masyarakat” 14, no. 1 (2023). https://doi.org/10.31949/jb.v1i4.414.
Prihardiati, Lyia Aina, “Teori Hukum Pembangunan Antara Das Sein Dan Das Sollen”, Jurnal Ilmu Hukum, (2021). http://dx.doi.org/10.33603/hermeneutika.v3i2.
Purwanggono, Dwi. “Seputar Pengelolaan Desa Wisata”, Jurnal Pariwisata Indonesia 6, no. 1 (2020).
Rahmawati, Elly. “Dampak Pemberdayaan Masyarakat Dalam Konteks Negara Kesejahteraan”, Jurnal Ilmu Sosial dan Politikm 10, no. 1 (2024).
Rijali, Ahmad. “Analisis Data Kualitatif” Jurnal Alhadharah,ZUIN Antasari Banjarmasin 17, no. 33 (2018). https://doi.org/10.18592/alhadharah.v17i33.2374.
Sari, Milya. “Penelitian Kepustakaan (Library Research) Dalam Penelitian Pendidikan IPA”, Jurnal Penelitian Bidang IPA dan Pendidikan MIPA,Z 6, no. 1 (2020). https://doi.org/10.15548/nsc.v6i1.1555.
Serpian, S. “Pemberdayaan Masyarakat Desa Wisata Melalui Integritas Pemangku Kepentingan”, Jurnal Pariwisata Berkelanjutanc10, no. 1 (2024).
Septiani, R Anisya Dwi, dkk. “Implementasi Program Literasi Membaca 15 Menit Sebelum Belajar Sebagai Upaya Dalam Meningkatkan Minat Membaca“, Jurnal PERSADA 5, no. 2 (2022). https://doi.org/10.37150/perseda.v5i2.1708.
Tri Deditian Indrianti, Lutfhi Ariefianto, Dinar Halimi, “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Desa Wisata Organik di Kabupaten Bondowoso”, Journal Of Nonformal Education and Community Emprowerment 3, no. 1 (Juni 2019). https://doi.org/10.15294/pls.v3i1.31001.
Utina, Majid, Sunnarty dan Daud Yusuf. “Analisis Kondisi dan Pengembangan Infrastruktur Pariwisata di Pantai OTA Kabupaten Gorontalo: Pendekatan Kolaboratif Pemerintah, Masyarakat, dan Swasta”, Jurnal Riset dan Pengabdian Interdisipliner 2, no. 3 (2025). https://doi.org/10.37905/jrpi.v2i3.34162.
Wulan Ines Sari, V. Indah Sri Pinasti, ”Strategi Pokdarwis Dalam Pemberdayaan Masyarakat Melalui Desa Wisata (Studi Kasus Desa Wisata Giyanti, Wonosobo)”, Dimensia: Jurnal kajian Sosiologi, 11, no. 2 (2023). https://doi.org/10.21831/dimensia.v11i2.59271










