Prosedur Pengawasan oleh Majelis Pengawas Daerah terhadap Pelanggaran Administratif Berdasarkan Undang-Undang Jabatan Notaris di Kabupaten Serang
DOI:
https://doi.org/10.65310/ej26tq18Kata Kunci:
Administrative Violations, Notary, Regional Supervisory Council, Supervision, Supervisory Procedures.Abstrak
Supervision of notarial practices constitutes a crucial instrument in ensuring legal certainty and maintaining administrative order in the notarial office, as regulated under Law Number 2 of 2014 concerning Notary Position. However, notarial practices in Serang Regency still exhibit administrative violations, including breaches of territorial jurisdiction and non-compliance with administrative obligations, thereby creating a gap between normative provisions and practical implementation. This study aims to analyze the supervisory procedures carried out by the Regional Supervisory Council (Majelis Pengawas Daerah/MPD) of Serang Regency toward notaries committing administrative violations, as well as to identify the constraints encountered in its implementation. This research employs an empirical juridical approach with a descriptive qualitative method, utilizing primary data obtained through interviews and observations, and secondary data derived from statutory regulations and legal literature. The findings indicate that supervision is conducted through the examination of notarial protocols, summons and investigation processes, administrative guidance, and the provision of tiered administrative sanction recommendations. Nevertheless, its implementation has not been optimal due to various administrative, institutional, and resource-related constraints. Therefore, strengthening supervisory functions, enhancing institutional support, and improving notaries’ professionalism and legal awareness are essential.
Unduhan
Referensi
Arifiyani, N., & Purbaningrum, D. G. (2024). Analisis kinerja inspektorat dalam melakukan pengawasan di Sekretariat Jenderal DPD RI. Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora, 1(2), 236–249. https://doi.org/10.62383/aliansi.v1i2.114
Aulia, M. F., & Nasution, J. (2022). Analisis implementasi pengawasan ekspor impor barang pada KPPBC Tipe Madya Pabean Belawan. Ekonomi Bisnis Manajemen dan Akuntansi (EBMA), 3(1), 298–304. https://doi.org/10.36987/ebma.v3i1.2767
Ayuningtyas, P. (2020). Sanksi terhadap notaris dalam melanggar kode etik. Jurnal Ilmiah Hukum Kenotariatan, 9(2). https://doi.org/10.28946/rpt.v9i2.637
Bondi, A. J., et al. (2024). Peran dan tanggung jawab notaris dalam pelayanan publik sesuai dengan moral etika profesi dan undang-undang. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 1(6), 203–207. https://doi.org/10.5281/zenodo.10516410
Dwiyanto, A. (2021). Mewujudkan good governance melalui reformasi birokrasi. Gadjah Mada University Press.
Friedman, L. M. (2020). The legal system: A social science perspective. Russell Sage Foundation.
Gano, I., Fatimah, S., & Wandi. (2024). Peningkatan kapasitas SDM dalam pengawasan pemilihan umum di kantor Panwascam Mendahara. Swakarya: Jurnal Penelitian Sosial dan Pengabdian Masyarakat, 2(2), 25–32. https://doi.org/10.59698/swakarya.v2i2.296
Haryanti, D. (2020). Efektivitas pengawasan majelis pengawas daerah terhadap kinerja notaris. Jurnal Hukum dan Kenotariatan, 5(2), 115–128. https://doi.org/10.1234/jhk.v5i2.2020
Keputusan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Banten Nomor W.12-162.AH.02.07 Tahun 2025.
Keputusan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Banten Nomor W.12-156.AH.02.07 Tahun 2024.
Kurniasih, D., et al. (2021). Teknik analisa. Alfabeta.
Lestari, N. A. (2022). Peningkatan fungsi pengawasan oleh majelis pengawasan notaris dalam pencegahan pelanggaran kewenangan dan tugas jabatan notaris. Jurnal Officium Notarium, 2(2), 324–333. https://doi.org/10.20885/JON.vol2.iss2.art14
Lorentzon, J. I., & Fotoh, L. E. (2024). Remote auditing and its impacts on auditors’ work and work-life balance: Auditors’ perceptions and implications. Accounting Research Journal, 37(1), 1–18. https://doi.org/10.1108/ARJ-06-2023-0158
Muhammad, Y. F., & Santoso, B. (2023). Penerapan sanksi serta pengawasan terhadap kode etik notaris oleh dewan kehormatan. Notarius, 16(2). https://doi.org/10.14710/nts.v16i2.40913
Nadia, N., Rizanizarli, & Rinaldi, Y. (2021). Faktor-faktor yang mempersulit proses penegakan hukum terhadap notaris yang melakukan pelanggaran kode etik notaris. Jurnal IUS Kajian Hukum dan Keadilan, 9(2), 332. https://doi.org/10.29303/ius.v9i2.786
Najib, M. K., & Mahendradi, R. M. (2026). Pengawasan internal hukum terhadap penyusunan anggaran daerah di Indonesia. Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora, 6(1), 1–10. https://doi.org/10.53697/iso.v6i1.3316
Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 15 Tahun 2020 tentang Tata Cara Pemeriksaan Majelis Pengawas terhadap Notaris.
Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 16 Tahun 2021 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Majelis Pengawas Notaris.
Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 61 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penjatuhan Sanksi Administratif terhadap Notaris.
Prasojo, E. (2022). Tata kelola pemerintahan di Indonesia: Evaluasi dan tantangan. Rajawali Pers.
Putri, K. M., Anwary, I., & Haiti, D. (2022). Kewajiban notaris melakukan pembacaan dan penandatanganan akta di depan semua pihak secara bersama-sama. Notary Law Journal, 1(2), 157–175. https://doi.org/10.32801/nolaj.v1i2.21
Rahman, L. A., et al. (2024). Sistem pengawasan dan perlindungan hukum dalam tata kelola administrasi negara. Presidensial: Jurnal Hukum, Administrasi Negara, dan Kebijakan Publik, 1(4), 306–312. https://doi.org/10.62383/presidensial.v1i4.401
Rasyid, M. N., Dewa, M. J., & Sinapoy, M. S. (2021). Analisis hukum penjatuhan sanksi administratif terhadap notaris oleh majelis pengawas notaris. Halu Oleo Legal Research, 3(1), 101. https://doi.org/10.33772/holresch.v3i1.16508
Rimadini, M., & Suprapto. (2025). Klasifikasi dan standar sanksi terhadap notaris yang meninggalkan wilayah jabatannya atas asas kepastian hukum. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(6), 3653–3674. https://doi.org/10.56338/jks.v8i6.7888
Rizkianti, W., Hutabarat, S. M. D., Nugroho, A. A., Firdaus, M. B., & Latri, A. A. (2025). Cyber notary di Indonesia: Tantangan, peluang dan kebutuhan rekonstruksi hukum. Notaire, 8(1), 123–140. https://doi.org/10.20473/ntr.v8i1.67806
Salsa, S. N. (2020). Hukum pengawasan notaris di Indonesia dan Belanda. Prenada Media.
Septiani, R. A. D., Widjojoko, & Wardana, D. (2022). Implementasi program literasi membaca 15 menit sebelum belajar sebagai upaya dalam meningkatkan minat membaca. Jurnal Perseda, 5(2), 130–137. https://doi.org/10.37150/perseda.v5i2.1708
Silalahi, W., & Susana, M. (2025). Penerapan efektivitas hukum lingkungan di Indonesia. Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial, 3(3), 256–267. https://doi.org/10.70292/pchukumsosial.v3i3.171
Siregar, D. S., & Halking. (2024). Sistem pengawasan pemerintahan dalam peningkatan pelayanan publik. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(2), 851–862. https://doi.org/10.51878/social.v5i2.6597
Soekanto, Soerjono, dan Sri Mamudji. Penelitian Hukum Normatif: Suatu Tinjauan Singkat. Jakarta: Rajawali Pers, 2015.
Sunge, R. K., Rachman, E., & Nggilu, R. (2025). The leadership strategies in improving the quality of public services. Abdurrauf Social Science, 2(2), 274–288. https://doi.org/10.70742/arsos.v2i2.397
Sururama, R., & Amalia, R. (2020). Pengawasan pemerintahan. Cendekia Press.
Syadiyah, K., Putri, S. A. N., & Hayat. (2024). The role of public administration ethics in realizing clean and transparent governance. Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 12(1), 116–124. https://doi.org/10.31629/juan.v12i2.7053
Talita, D. V. M., & Ratna, E. (2023). Peran notaris sebagai pejabat umum dalam era revolusi industri 4.0. Notarius, 16(2), 870–881. https://doi.org/10.14710/nts
Umar, N., & Attamimi, N. (2020). Pengantar hukum administrasi negara dan mekanisme pengawasan notaris di Indonesia. Laboratorium Penelitian dan Pengembangan Farmaka Tropis Fakultas Farmasi Universitas Mulawarman.
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris.
Utami, A. S., & Mauliana, M. (2022). Determinasi pendelegasian: Tugas, wewenang dan pertanggungjawaban. Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial, 3(2), 489–499. https://doi.org/10.38035/jmpis.v3i2
Zarfinal, & Fajri, D. (2021). Kewenangan majelis pengawas daerah notaris dalam pemeriksaan protokol notaris. Jurnal Jurisprudentia, 4(2), 44–51.


















