The Effectiveness of Private Drug Rehabilitation Centers in the Recovery of Drug Users
DOI:
https://doi.org/10.65310/32j04r14Keywords:
Effectiveness, Narcotics Rehabilitation, Private Rehabilitation Institutions, Recovery, Drug AbusersAbstract
This study analyzes the effectiveness of private narcotics rehabilitation institutions in supporting the recovery of drug abusers and identifies factors influencing rehabilitation outcomes. Using normative legal research, the study applies statutory, conceptual, and case approaches to examine regulations, court decisions, and relevant literature. The findings show that private rehabilitation institutions contribute significantly to expanding access to medical and social rehabilitation, particularly through assessment, detoxification, counseling, psychosocial therapy, therapeutic community programs, skills training, and aftercare. However, effectiveness is not determined solely by program completion, but by sustained physical and psychological recovery, reduced relapse risk, social reintegration, and the ability to maintain a drug-free condition. Institutional effectiveness is influenced by professional competence, service standards, facilities, supervision, costs, family support, community acceptance, and interagency coordination. The analysis also indicates that differences in judicial decisions regarding imprisonment and rehabilitation require consistent assessment and rehabilitation standards. Strengthening supervision, professional capacity, integrated services, aftercare, and cooperation among rehabilitation institutions, law enforcement agencies, families, and communities is essential to ensure sustainable recovery and effective legal implementation while protecting drug abusers through a balanced rehabilitative legal approach nationally.
Downloads
References
Andito, J. Y. (2019). Perlindungan hukum korban penyalahgunaan narkotika melalui double track system
Arief, B. N. (2010). Masalah penegakan hukum dan kebijakan hukum pidana dalam penanggulangan kejahatan. Kencana.
Ashshofa, B. (2013). Metode penelitian hukum. Rineka Cipta.
Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia. (2010). Advokasi pencegahan penyalahgunaan narkoba bagi petugas lapas dan rutan.
Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia. (2016). Standar pelayanan rehabilitasi bagi pecandu dan korban penyalahgunaan narkoba.
Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia. (2019). Pedoman rehabilitasi penyalahguna narkotika.
Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia. (2021). Laporan tahunan BNN tentang rehabilitasi narkotika.
Daulay, A. A., Rahman, S., Alfarabi, M., Koto, T. I., Saragih, M. P. D., & Sahputra, D. (2023). Keefektifan konseling kelompok untuk rehabilitasi narkoba. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(2), 938–940. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i2.1644
Firdaus, I. (2020). Analisa kebijakan optimalisasi pelaksanaan rehabilitasi narkotika di unit pelayanan teknis pemasyarakatan. Jurnal Ilmiah Kebijakan Hukum, 14(3), 469–492. https://doi.org/10.30641/kebijakan.2020.V14.469-492
Friedman, L. M. (1975). The legal system: A social science perspective. Russell Sage Foundation.
Hawari, D. (2006). Penyalahgunaan dan ketergantungan NAZA: Narkotika, alkohol dan zat adiktif. Balai Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
Hawi, A., & Syarnubi, S. (2018). Remaja pecandu narkoba: Studi tentang rehabilitasi integratif di Panti Rehabilitasi Narkoba Pondok Pesantren Ar-Rahman Palembang. Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 4(1), 99–119. https://doi.org/10.19109/tadrib.v4i1.1958
Herdriani, P., & Samputra, P. L. (2021). Pengaruh layanan rehabilitasi narkotika terhadap kualitas hidup warga binaan pemasyarakatan di lembaga pemasyarakatan. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 21(3), 1237–1244. https://doi.org/10.33087/jiubj.v21i3.1487
Karimudin. (2020). Upaya penanganan rehabilitasi pecandu narkoba melalui program vokasional ekonomi produktif di Yayasan Pintu Hijrah Kota Banda Aceh [Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry]. https://repository.ar-raniry.ac.id/15510/
Kurniawan, A. (2005). Transformasi pelayanan publik. PT Gramedia.
Mardani. (2008). Penyalahgunaan narkoba dalam perspektif hukum pidana nasional. Rajawali Pers.
Marzuki, P. M. (2006). Penelitian hukum. Kencana.
Meyrynaldy, B., Idris, U., & Novalina, A. (2022). Efektivitas kegiatan rehabilitasi korban penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan zat adiktif di Kota Palembang. Publik: Jurnal Administrasi Publik, 2(1), 57–68. https://doi.org/10.37858/publik.v2i1.146
Muladi. (2002). Kapita selekta sistem peradilan pidana. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Olivia, P. Y. (2026). Efektivitas rehabilitasi narkotika terhadap pelaku tindak pidana narkotika yang mengulangi perbuatannya: Studi kasus di Polresta Bukittinggi, lembaga rehabilitasi. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora, 5(2), 886–900. https://doi.org/10.55606/jurrish.v5i2.8533
Rahardjo, S. (2009). Hukum progresif: Sebuah sintesa hukum Indonesia. Genta Publishing.
Rauf, S., & Rosmaidar, R. (2022). Tinjauan yuridis pemidanaan terhadap anak dalam tindak pidana narkotika. Jurnal Ilmiah Dikdaya, 12(2), 575–582. https://doi.org/10.33087/dikdaya.v12i2.362
Ruhaedi, F. D., & Huraerah, A. (2020). Penerapan therapeutic community (TC) dalam penanganan masalah NAPZA di Panti Rehabilitasi Sosial Yayasan Sekar Mawar Bandung. Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial HUMANITAS, 2(2), 64–76. https://journal.unpas.ac.id/index.php/humanitas/article/view/3185
Saraswati, N. M. D., & Herdiana, I. (2022). Pengaruh pelatihan regulasi emosi bagi warga binaan rehabilitasi narkotika. Jurnal Psikologi Sains dan Profesi, 6(1), 58–65. https://doi.org/10.24198/jpsp.v6i1.36281
Setiawan, M. R. (2025). Analisis yuridis rehabilitasi rawat jalan narkotika pelayanan swasta. Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Ilmu Sosial, 6(2), 82–92. https://doi.org/10.36722/jaiss.v6i2.3957
Soekanto, S. (1989). Pengantar penelitian hukum. UI Press.
Soekanto, S. (2008). Faktor-faktor yang memengaruhi penegakan hukum. RajaGrafindo Persada.
Soekanto, S., & Mamudji, S. (2001). Penelitian hukum normatif: Suatu tinjauan singkat. RajaGrafindo Persada.
Sunarso, S. (2012). Politik hukum dalam Undang-Undang Narkotika (UU Nomor 35 Tahun 2009). Rineka Cipta.
Supriyanto, A., & Hendiani, N. (2021). Pendekatan bimbingan dan konseling narkoba: Panduan pencegahan narkoba berbasis masyarakat dan pendekatan konseling pada program rehabilitasi narkoba. K-Media.
Wibowo, A. (2021). Efektivitas program rehabilitasi narkoba dalam pemulihan pecandu. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 10(2), 45–56.
Willis, S. S. (2013). Konseling individual: Teori dan praktek. Alfabeta.



















