Dampak Deforestasi terhadap Populasi Satwa Dilindungi di Sumatera: Analisis Data Global Forest Watch dan IUCN Red List
Kata Kunci:
Deforestasi, Sumatera, Hilangnya Hutan Primer, Orangutan Sumatera, Harimau SumateraAbstrak
Deforestasi di Sumatra telah menjadi salah satu tantangan lingkungan paling krusial di Indonesia, yang mengancam keseimbangan ekologi serta kelangsungan hidup spesies satwa liar kunci. Penelitian ini menelaah pola kehilangan hutan primer dengan menggunakan data dari Global Forest Watch serta penilaian populasi dari Daftar Merah IUCN. Temuan menunjukkan bahwa deforestasi terkonsentrasi pada ekosistem dataran rendah dan rawa gambut, khususnya di Riau, Jambi, dan Sumatra Selatan, di mana ekspansi industri perkebunan kelapa sawit dan akasia telah mengubah bentang alam secara besar-besaran. Fragmentasi tutupan hutan telah mengganggu koridor ekologi, melemahkan fungsi hidrologi, serta meningkatkan emisi karbon, yang menimbulkan dampak berantai terhadap keanekaragaman hayati dan jasa ekosistem. Konsekuensi terberat dirasakan oleh spesies dilindungi seperti orangutan Sumatra (Pongo abelii), harimau Sumatra (Panthera tigris sondaica), dan gajah Sumatra (Elephas maximus sumatranus), yang semuanya berstatus Kritis (Critically Endangered). Estimasi populasi menunjukkan tersisa kurang dari 8.000 orangutan, 600 harimau, dan 1.700 gajah di habitat terfragmentasi yang rentan terhadap perburuan, isolasi genetik, serta konflik manusia-satwa. Upaya konservasi melalui taman nasional dan suaka margasatwa memberikan perlindungan yang terbatas karena keterbatasan ruang dan lemahnya penegakan hukum. Hasil penelitian menekankan perlunya strategi terpadu berbasis bentang alam, mekanisme tata kelola yang lebih kuat, serta inisiatif berbasis masyarakat untuk memastikan konektivitas habitat jangka panjang dan mengurangi risiko kepunahan. Pada akhirnya, melindungi sisa hutan Sumatra bukan hanya menjadi prioritas ekologi regional, tetapi juga kontribusi penting bagi konservasi keanekaragaman hayati global.
Unduhan
Referensi
Berenguer, E., Armenteras, D., Lees, A. C., Fearnside, P. M., Alencar, A., Almeida, C., ... & Nascimento, N. (2024). Drivers and ecological impacts of deforestation and forest degradation in the Amazon. Acta Amazonica, 54(spe1), e54es22342. https://doi.org/10.1590/1809-4392202300862
Berutu, L., Husna, R., Pramanda, A., Indra, E., & Wulandari, S. (2025). Menelusuri jejak ekonomi dan ekologi: Trade of perluasan perkebunan sawit di Sumatera Utara. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Tanaman, 4(1), 310-320. Universitas Sumatera Utara Press.
Bista, R., & Song, C. (2022). Human-wildlife conflict in the community forestry landscape: A case study from two Middle Hill districts of Nepal. Human Dimensions of Wildlife, 27(6), 554-570. https://doi.org/10.1080/10871209.2022.2054791
Borja, A., Berg, T., Gundersen, H., Hagen, A. G., Hancke, K., Korpinen, S., ... & Uyarra, M. C. (2024). Innovative and practical tools for monitoring and assessing biodiversity status and impacts of multiple human pressures in marine systems. Environmental Monitoring and Assessment, 196(8), 694. https://doi.org/10.1007/s10661-024-12230-6
Calyx, C., Jessup, B., & Sihombing, M. (2023). Ilmu sosial politik masa depan: Menjawab megashift?. Ilmu Sosial Politik Masa Depan, 200, 102-118. Seval Literindo Kreasi.
Engert, J. E., Souza, C. M., Kleinschroth, F., Bignoli, D. J., Costa, S. C., Botelho, J., ... & Laurance, W. F. (2025). Explosive growth of secondary roads is linked to widespread tropical deforestation. Current Biology, 35(7), 1641-1648. https://doi.org/10.1016/j.cub.2025.03.045
Gaffar, U. H., Husen, O. O., Alam, R. A. C., Harwanto, F., Jayadisastra, Y., Pramulya, R., & Anam, K. (2024). Minyak kelapa dan minyak sawit: Dampak kesehatan, lingkungan, ekonomi dan sosial di balik produksi. TOHAR Media.
Global Forest Watch. (2023). Indonesia: North Sumatra deforestation rates & statistics. World Resources Institute. https://www.globalforestwatch.org/dashboards/country/IDN/32/
Hardiwinoto, S., Wibisono, M. G., Suryanto, P., & Jihad, A. N. (2024). Silvikultur: Ilmu seni dan teknologi membangun hutan. UGM Press.
Helmizuryani, H., Muslimin, B., Hidayat, S., Nizar, M., Fahmi, I. A., & Dwirastina, M. (2024). Jenis ikan endemik di Bangka Tengah dan Selatan. Seval Literindo Kreasi.
Hussain, K., Rahman, F., Ullah, I., Ahmad, Z., & Schickhoff, U. (2022). Assessing the impacts of population growth and roads on forest cover: A temporal approach to reconstruct the deforestation process in district Kurram, Pakistan, since 1972. Land, 11(6), 810. https://doi.org/10.3390/land11060810
International Union for Conservation of Nature. (2023). Pongo abelii (Sumatran orangutan): Amazing species. The IUCN Red List of Threatened Species. https://nc.iucnredlist.org/redlist/amazing-species/pongo-abelii/pdfs/original/pongo-abelii.pdf
Kumar, N., Singh, H., Kumar, A., Singh, A. K., Pandey, P. K., & Kumar, A. (2024). Forest-fire-induced land degradation. In Sustainable land management in India (pp. 51-68). Springer. https://doi.org/10.1007/978-981-99-4083-7_4
Larrea‐Gallegos, G., & Vázquez‐Rowe, I. (2022). Exploring machine learning techniques to predict deforestation to enhance the decision‐making of road construction projects. Journal of Industrial Ecology, 26(1), 225-239. https://doi.org/10.1111/jiec.13191
Maruddani, R. F., Somantri, L., & Panjaitan, F. (2024). Analisis spasial perubahan tutupan lahan pasca kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Muaro Jambi. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 11(2), 443-453. Universitas Jambi Press.
Nabila Hasan, A. S. (2023). Perubahan penutupan lahan pada areal izin hutan kemasyarakatan di Kesatuan Pengelolaan Hutan Sawitto = Changes in land cover in community forest permit areas in the Sawitto Forest Management Unit (Doctoral dissertation). Universitas Hasanuddin. http://repository.unhas.ac.id/id/eprint/12345
Paramita, I. M., & Michiani, M. V. (2021). Hutan kota: Masa depan ruang kota di Indonesia. Caritra.
Ramadhan, L. P. (2025). Analisis deforestasi dan degradasi terhadap lingkungan hidup. Beleid, 3(1), 91-109. Universitas Brawijaya.
Rohmatin Agustina, S. P., Aditiameri, I., Asmita Ahmad, S. T., Natan Tebai, S. P., Fidhatami, I. I., La Habi, M., ... & Azizah, A. (2025). Konservasi sumber daya alam dan lingkungan. Azzia Karya Bersama.
Setyanto, A. (2021). Konservasi laut dalam pendekatan biologi. Universitas Brawijaya Press.
Sugiharto, S. B. (2020). Bunga rampai lingkungan hidup. Deepublish.
Supriatna, J., & Lenz, R. (2025). Forest landscape sustainability. In Sustainable environmental management: Lessons from Indonesia (pp. 103-145). Springer Nature Switzerland. https://doi.org/10.1007/978-3-031-21236-5_7
Tanjung, D. S., Aththorick, T. A., & Rahmawaty, R. (2025). Analisis kesesuaian habitat, struktur, komposisi dan keanekaragaman pohon pada habitat orangutan Tapanuli di koridor Hutaimbaru: Analysis of habitat suitability, structure, composition, and tree diversity in the Tapanuli orangutan habitat in the Hutaimbaru Corridor. Hutan Tropika, 20(1), 155-164. Universitas Sumatera Utara Press.
WWF Indonesia. (2008). Deforestation, forest degradation, biodiversity loss and CO2 emissions in Riau, Sumatra, Indonesia. WWF Indonesia. https://files.worldwildlife.org/wwfcmsprod/files/Publication/file/2i5fo6l9lz_WWF_Indo__27Feb08__Riau_Deforestation___English.pdf
WWF Indonesia. (2010). Sumatra’s forests, their wildlife and the climate. WWF Indonesia. https://awsassets.wwf.or.id/downloads/wwf_indonesia__2010__sumatran_forests_wildlife_climate_report_for_dkn___bappenas.pdf
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Sherena Anodhea Eka Pramudita, Tirsa Pinky Chesia Mamesah (Author)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










