Efektivitas Ekstrak Daun Sirih (Piper betle L.) terhadap Pertumbuhan Bakteri Patogen Tanaman Padi: Kritik atas Pendekatan Biologis dalam Pengendalian Penyakit Tanaman
Kata Kunci:
Bacterial Leaf Blight, biological control, Piper betle L, rice disease management, Xanthomonas oryzaeAbstrak
Penyakit Layu Daun Bakteri (BLB), yang disebabkan oleh Xanthomonas oryzae pv. oryzae, tetap menjadi salah satu penyakit paling merusak yang mempengaruhi budidaya padi di Asia Tenggara, dengan tingkat keparahan dilaporkan mencapai 92% dan kerugian hasil panen mencapai 50–70%. Pestisida kimia konvensional seringkali efektif namun menimbulkan risiko lingkungan dan kesehatan, mendorong minat pada alternatif biologis. Studi ini menyelidiki efektivitas ekstrak daun sirih (Piper betle L.) sebagai agen pengendalian biologis melalui eksperimen in vitro dan in vivo. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak tersebut menunjukkan aktivitas antibakteri yang signifikan, dengan zona penghambatan meningkat seiring dengan tingkat konsentrasi dan insiden penyakit berkurang hingga 40% dalam kondisi simulasi lapangan. Senyawa bioaktif, terutama fenol, flavonoid, dan minyak esensial, diidentifikasi sebagai kontributor utama dalam gangguan dinding sel dan penghambatan pertumbuhan bakteri. Meskipun menjanjikan, pendekatan ini menghadapi tantangan seperti kandungan fitokimia yang tidak konsisten, stabilitas senyawa yang terbatas, dan biaya produksi yang lebih tinggi. Temuan ini menyoroti potensi ekstrak daun sirih sebagai alternatif ramah lingkungan, sambil menekankan pentingnya standarisasi, inovasi teknologi, dan dukungan kebijakan untuk memastikan penerapan berkelanjutan dalam sistem pertanian padi modern.
Unduhan
Referensi
Alfitri, T. (2022). Comparison of the effects of green betel leaf (Piper betle) and red betel leaf (Piper crocatum) extracts on the growth of Staphylococcus aureus bacteria. International Journal of Nursing and Midwifery Research, 1(1), 19–26.
Anggrayani, S., Rahmawati, L., & Anshori, M. (2021). Insidensi dan keparahan penyakit blas (Pyricularia oryzae) dan hawar daun bakteri (Xanthomonas oryzae pv. oryzae) pada tanaman padi di Desa Gebang dan Kuripan, Kota Pekalongan, Jawa Tengah. IPB Repository. http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/105816
Barimbing, A. F. (2022). Uji ekstrak daun sirih (Piper betle L), biji mahoni (Swietenia mahagoni (L) Jacq) dan daun serai wangi (Cymbopogon nardus) dalam mengendalikan Xanthomonas oryzae pv. oryzae penyebab penyakit hawar daun bakteri pada tanaman padi (Oryza sativa) secara in vitro (Thesis). Universitas [Nama universitas tidak tercantum].
Budi, R. S. (2021). Eksplorasi & konservasi sumberdaya genetik padi lokal Sumut. CV Azka Pustaka.
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo. (n.d.). Kehilangan hasil akibat serangan hawar daun bakteri pada tanaman padi. DKPP Purworejo. https://dkpp.purworejokab.go.id
Fathoni, D. S., Fadhillah, I., & Kaavessina, M. (2019). Efektivitas ekstrak daun sirih sebagai bahan aktif antibakteri dalam gel hand sanitizer non-alkohol. Equilibrium Journal of Chemical Engineering, 3(1), 9–14. https://doi.org/10.20961/equilibrium.v3i1.43215
Geofani, C., Septianingrum, N. M. A. N., & Dianita, P. S. (2022). Literature review: Efektivitas daya hambat antibakteri tanaman mengkudu (Morinda citrifolia L.) terhadap S. aureus dan E. coli. Borobudur Pharmacy Review, 2(2), 36–49. https://doi.org/10.31603/bphr.v2i2.6699
Hayyudiah, R., Nurdin, A. Z., & Syamsu, R. F. (2024). Literature review: Manfaat dan bioaktivitas daun sirih (Piper betle L.) sebagai antibakteri. Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran, 4(3), 248–258. https://doi.org/10.33096/fmj.v4i3.387
Ikhsan, Z., Sepsamli, L., Yulianti, R., Rosida, N., Ibrahim, E., Laeshita, P., ... & Lathifah, N. (2025). Pengendalian hayati dan pengelolaan habitat. PT Penerbit Qriset Indonesia.
Issusilaningtyas, E., Yulianto, A. N., Rochmah, N. N., Pertiwi, Y., Faoziyah, A. R., Sari, W. Y., & Balfas, R. F. (2024). Teknologi farmasi bahan alam. Tohar Media.
Jayalakshmi, B., Raveesha, K. A., Shrisha, D. L., Nagabhushan, N., & Amruthesh, K. N. (2013). Evaluation of Piper betle L. leaf extracts for biocontrol of important phytopathogenic bacteria. [Conference paper].
Lubis, R. R., & Wahyuni, D. D. (2020). Antibacterial activity of betle leaf (Piper betle L.) extract on inhibiting Staphylococcus aureus in conjunctivitis patient. American Journal of Clinical and Experimental Immunology, 9(1), 1–7.
Maharani, A., & Hakim, A. (2025). Perbandingan kadar metabolit sekunder ekstrak daun sirih cina (Peperomia pellucida L. Kunth) berdasarkan faktor intensitas cahaya untuk mendukung perkuliahan kimia bahan alam. Chemistry Education Practice, 8(1), 205–213. https://doi.org/10.29303/cep.v8i1.6743
Malini, N. (2022). Penggunaan kompos trico rumen sapi dan pestisida daun sirih terhadap pertumbuhan serta produksi tanaman tomat (Lycopersicum esculentum Mill) (Doctoral dissertation). Universitas Islam Riau.
Mulun, C. I., Razoki, R., & Novriani, E. (2025). Evaluasi formulasi sediaan floating mikroenkapsulasi yang mengandung ekstrak etanol herba sirih cina (Peperomia pellucida L.). Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan, 4(2), 469–484. https://doi.org/10.55606/jurrikes.v4i2.5659
Mun’im, A., & Ahmad, I. (2023). Aplikasi teknik ekstraksi hijau pada pengembangan obat herbal. Deepublish.
Ningrum, Y. E. M. (2023). Efektivitas ekstrak daun sirih merah (Piper crocatum) dan sirih hijau (Piper betle L.) sebagai alternatif alami antibakteri (Doctoral dissertation). Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
Politeknik Negeri Jember. (n.d.). Kejadian penyakit hawar daun bakteri (HDB) pada pola tanam System of Rice Intensification (SRI) dan jajar legowo di Karawang. Proceedings Polije. https://proceedings.polije.ac.id
Prasetya, F., Salam, S., Rahmadani, A., Haikal, K., Febrina, L., Anshory, H., ... & Kuncoro, H. (2021). Novel amides derivative with antimicrobial activity of Piper betle var. nigra leaves from Indonesia. Molecules, 26(2), 335. https://doi.org/10.3390/molecules26020335
Puspitawati, D. P. P. (2025). Uji aktivitas antibakteri ekstrak tunggal dan ekstrak kombinasi daun kemangi (Ocimum sanctum L) dan daun kenikir (Cosmos caudatus Kunth) terhadap bakteri Escherichia coli (Doctoral dissertation). Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong.
Rahmah, N., & KN, A. R. (2018). Uji fungistatik ekstrak daun sirih (Piper betle L.) terhadap Candida albicans. Bioscientiae, 7(2), 115–122.
Sadiah, H. H., Cahyadi, A. I., & Windria, S. (2022). Kajian daun sirih hijau (Piper betle L) sebagai antibakteri. Jurnal Sain Veteriner, 40(2), 128–138. https://doi.org/10.22146/jsv.58745
Singh, T., Singh, P., Pandey, V. K., Singh, R., & Dar, A. H. (2023). A literature review on bioactive properties of betel leaf (Piper betle L.) and its applications in food industry. Food Chemistry Advances, 3, 100536. https://doi.org/10.1016/j.focha.2023.100536
Sitti Arwati, S. P. (2018). Pengantar ilmu pertanian berkelanjutan. Penerbit Inti Mediatama.
Soedarto, T., & Ainiyah, R. K. (2022). Teknologi pertanian menjadi petani inovatif 5.0: Transisi menuju pertanian modern. Uwais Inspirasi Indonesia.
Sulistiwa, T. M. (2024). Uji ekstrak tanaman kemangi (Ocimum basilicum) dan tanaman sirih hijau (Piper betle) dalam mengendalikan penyebab penyakit hawar daun bakteri (Xanthomonas oryzae pv. oryzae) pada tanaman padi (Oryza sativa L.) secara in vitro (Doctoral dissertation). Universitas Medan Area. https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/24587
Wahyuni, D. (2016). Toksisitas ekstrak tanaman sebagai bahan dasar biopestisida baru pembasmi larva nyamuk Aedes aegypti L. (ekstrak daun sirih, ekstrak biji pepaya, dan ekstrak biji srikaya) berdasarkan hasil penelitian: Buku referensi. Media Nusa Creative.
Wibawa, B. M. (2022). Daya insektisida rimpang kencur (Kaemppferia galag L.), cengkeh (Syzygium aromaticum), kulit jeruk purut (Citrus hystrix) dan daun sirih (Piper betle Linn) terhadap kutu beras (Sitophilus oryzae) (Doctoral dissertation). Universitas Medan Area.
Yuliani, E., Anshori, M., & Setiawan, H. (2017). Dinamika penyakit-panyakit tanaman padi pada waktu tanam berbeda di Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi). https://repository.pertanian.go.id
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Elinda Novita Dewi, Apririya Putri Nuraieni (Author)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










