Analisa Kuat Tekan dan Kuat Tarik Beton dengan Menggunakan Batu Apung Sebagai Substitusi Agregat Halus

Penulis

  • Firdaus Rizal Auliya Hadi Universitas Islam Sultan Agung Semarang Penulis
  • Ditya Ikram Rif’aa Universitas Islam Sultan Agung Semarang Penulis
  • Pratikso Pratikso Universitas Islam Sultan Agung Semarang Penulis

DOI:

https://doi.org/10.65310/r0rkfq55

Kata Kunci:

Pumice, Lightweight Concrete, Compressive Strength, Splitting Tensile Strength, Fine Aggregate Substitution.

Abstrak

This study aims to analyze the effect of using pumice as a partial substitute for fine aggregate on the compressive strength, splitting tensile strength, flexural strength, unit weight, and workability of lightweight concrete. The research method employed laboratory experiments with a design strength of fc’ 20 MPa based on SNI 7656:2012. The pumice substitution levels were set at 0%, 5%, 10%, and 15% of the fine aggregate weight, with the addition of a superplasticizer at 0.5% of the cement weight. Tests were conducted at 7 and 28 days of concrete age using a Universal Testing Machine to obtain the concrete’s mechanical parameters. The results showed that increasing the pumice content caused a decrease in the concrete’s unit weight and slump value due to the high porosity and water absorption of the pumice aggregate. Substitution levels of 5% and 10% still produced relatively stable compressive strength, tensile strength, and flexural strength, meeting the design quality standards for normal concrete. A 15% substitution showed a more significant decrease in mechanical strength due to increased internal voids and weak interlocking between materials. This study confirms that pumice has the potential to be used as an alternative material in the development of lightweight concrete with controlled weight efficiency and mechanical performance.  

 

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Adriansyah, M. R., & Yusril, M. (2024). Analisis Perbandingan Kuat Tekan Beton Antara Campuran Agregat Kasar Batu Pecah (Split) dan Agregat Kasar Batu Alam Sungai Noling. Jurnal Ilmiah Ecosystem, 24(1), 47-54. https://doi.org/10.35965/eco.v24i1.4188.

Alfuady, F., & Al Qubro, K. (2023). Analisis cangkang kerang dara sebagai substitusi agregat halus terhadap kuat tekan beton. Jurnal Deformasi, 8(2), 192-199. https://doi.org/10.31851/deformasi.v8i2.13251.

Arifin, I. B., & Pertiwi, D. (2021). Pengaruh Penggunaan Batu Apung Sebagai Pengganti Agregat Kasar Ditinjau Dari Kuat Tekan. Jurnal Teknik Sipil, 1(2), 113-119. https://doi.org/10.31284/j.jts.2020.v1i2.1404.

Astariani, N. K., Partama, I. G. N. E., & Ariantika, I. W. E. (2024). Pengaruh pemanfaatan limbah batu pipih umeanyar sebagai subtitusi sebagian agregat halus terhadap kuat tekan dan kuat tarik belah beton. PADURAKSA: Jurnal Teknik Sipil Universitas Warmadewa, 13(2), 105-111. https://doi.org/10.22225/pd.13.2.9949.105-111.

Bere, M. D., Simanihuruk, B., & Dewita, H. (2021). Analisis Kuat Tekan Dan Kuat Tarik Belah Pada Beton Busa Dengan Pemakaian Pasir Abu Batu Sebagai Agrerat Halus. Jurnal Kajian Teknik Sipil, 6(2), 1-10. https://doi.org/10.52447/jkts.v6i2.5206.

Gaus, A., Imran, I., & Novianti, L. (2018). Analisa kuat tekan beton menggunakan pasir apung. Journal of Science and Engineering, 1(1), 1-5. https://doi.org/10.33387/josae.v1i1.746.

Gaus, A., Sultan, M. A., & Hakim, R. (2023). Efek penggunaan pasir batu apung sebagai pengganti sebagian agregat halus pada campuran beton ringan. Paduraksa: Jurnal Teknik Sipil Universitas Warmadewa, 12(1), 8-13. https://doi.org/10.22225/pd.12.1.5269.8-13.

Gaus, A., Sultan, M. A., Hakim, R., & Imran, I. (2020). Substitusi Parsial Batu Apung Sebagai Agregat Kasar Pada Campuran Beton. Jurnal Teknik Sipil dan Teknologi Konstruksi, 6(2), 11-19. https://doi.org/10.35308/jts-utu.v6i2.2743.

Globel, F. M. Van. (2017). Nilai kuat tekan beton pada slump beton tertentu. RADIAL – JuRnal PerADaban SaIns, RekayAsa Dan TeknoLogi, 5(1), 22–33. https://doi.org/10.37971/radial.v5i1.140.

Hazairin, H., Desimaliana, E., & Rochadi, B. H. (2023). Kajian Numerik Dinding Beton Ringan Dengan Agregat Kasar Batu Apung. Konferensi Nasional Teknik Sipil (KoNTekS), 1(3). https://doi.org/10.62603/konteks.v1i3.46.

Irlan, A. O., Febrianty, L. P., & Sofyan, M. (2025). Kinerja Mekanis Beton Ringan Menggunakan Serat Sabut Kelapa dan Agregat Batu Apung. Borneo Engineering: Jurnal Teknik Sipil, 9(3), 338-350. https://doi.org/10.35334/be.v9i3.511.

Kala'Tangnga, A., Sariman, S., & Lebang, F. (2023). Analisis Penggunaan Agregat Buntu Barana’Sebagai Agregat Kasar dengan Penambahan Zat Tambah Betonmix Terhadap Kuat Tekan dan Kuat Tarik Belah Beton. Jurnal Penelitian Teknik Sipil Konsolidasi, 1(3), 209-215. https://doi.org/10.56326/jptsk.v1i3.1776.

Kurniawan, D. (2021). Analisis beton serat dengan kawat bendrat dan substitusi agregat kasar dengan limbah plastik. Ensiklopedia of Journal, 3(2), 1-9. https://doi.org/10.33559/eoj.v3i2.616.

Lomboan, F. O., Kumaat, E. J., & Windah, R. S. (2016). Pengujian kuat tekan mortar dan beton ringan dengan menggunakan agregat ringan batu apung dan abu sekam padi sebagai substitusi parsial semen. Jurnal Sipil Statik, 4(4), 140034.

Musyafir, M. A., & Gaus, A. (2025). Analisis Kuat Tekan Beton Beragregat Halus Pasir Batu Apung Dengan Bahan Tambah Serat Limbah Plastik. Journal Of Civil Engineering Building And Transportation, 9(1), 55-61. https://doi.org/10.31289/jcebt.v9i1.13253.

Nasional, B. S. (2012). Tata cara pemilihan campuran untuk beton normal , beton berat dan beton massa. In SNI 7656:2012 (pp. 1–44).

Nasrul, S., Yanti, G., & Megasari, S. W. (2021). Hubungan Kuat Tekan dan Kuat Lentur pada Beton Berpori. Jurnal Rekayasa Konstruksi Mekanika Sipil, 4(1-10). https://doi.org/10.54367/jrkms.v4i1.1122.

Purwanto, P., & Priastiwi, Y. A. (2012). Pengaruh Kadar Lumpur Pada Agregat Halus Dalam Mutu Beton. Teknik, 33(2), 46-51. https://doi.org/10.14710/teknik.v33i2.4385.

Septiyanto, R., Juara, A., WICAKSANA, J., Ismail, T., & Rohim, Y. (2025). Analisa Penggunaan Pasir Putih Banjarnegara Sebagai Agregat Halus Dan Batu Apung Sebagai Pengganti Sebagian Agregat Kasar Pada Beton Ringan K-225. Saintis Jurnal ilmu-ilmu eksakta, 2(02), 85-94. https://doi.org/10.52166/saintis.v2i02.12581.

Sofyan, M., Irlan, A. O., Korobu, J. Z., & Rokhman, A. (2022). Kelecakan Dan Kekuatan Tekan Beton Berbasis Abu Terbang Sebagai Pengganti Semen Dan Batu Apung Untuk Pengganti Agregat Kasar. Indonesian Journal Of Construction Engineering And Sustainable Development (CESD), 5(2), 1-6. https://doi.org/10.25105/cesd.v5i2.15732.

Yazid, M., Basri, D. R., Bagio, T. H., Sugioto, D., & Ramdhani, F. (2025). Analisis Korelasi Antara Berat Sampel Beton Dengan Kuat Tekannya Pada Beton Campuran Batu Apung. Journal of Infrastructure and Civil Engineering, 5(2), 157-162. https://doi.org/10.35583/jice.v5i2.107.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-13

Cara Mengutip

Analisa Kuat Tekan dan Kuat Tarik Beton dengan Menggunakan Batu Apung Sebagai Substitusi Agregat Halus. (2026). Journal of Engineering and Applied Technology, 2(1), 229-238. https://doi.org/10.65310/r0rkfq55