A Legal Analysis of the Scope of the Duty of Disclosure in the Issuance of Insurance Policies Under Law No. 40 of 2014 on Insurance
DOI:
https://doi.org/10.65310/3y8w5812Keywords:
Duty Of Disclosure, Insurance Law, Utmost Good Faith, Legal Certainty, Consumer Protection.Abstract
This study examines the juridical boundaries of the duty of disclosure in the formation of insurance policies under Law Number 40 of 2014 concerning Insurance, within the framework of Indonesian insurance law. The research employs a normative legal method using statute and conceptual approaches, focusing on the interpretation of legal norms governing disclosure obligations and their implications for contractual validity. The findings reveal that the existing legal framework, particularly Article 251 of the Indonesian Commercial Code, still reflects a classical approach that places a disproportionate burden on the insured, while modern regulations emphasize consumer protection and transparency. The absence of clear criteria for determining material facts and the extent of disclosure obligations has led to interpretative inconsistencies and increased disputes, particularly in claim rejections and policy cancellations. This study proposes a normative reconstruction by introducing a proportional and reciprocal disclosure framework, supported by a clearer classification of material information and a more balanced sanction mechanism. The research contributes to the development of insurance law by offering a more coherent juridical construction that integrates legal certainty, fairness, and consumer protection within contemporary insurance practices.
Downloads
References
Awuy, E. N., & Gunadi, A. (2026). The Effectiveness of Regulating Pre-Existing Conditions in Life Insurance Policies as a Risk-Mitigation Mechanism for Insurance Companies in Indonesia: Efektivitas Pengaturan Pre-Existing Condition dalam Polis Asuransi Jiwa Sebagai Mekanisme Mitigasi Risiko Perusahaan Asuransi di Indonesia. Indonesian Journal of Law and Economics Review, 21(1), 10-21070. https://doi.org/10.21070/ijler.v21i1.1408
Bayani, K. N., Saptono, H., & Irawati, I. (2023). Peran Otoritas Jasa Keuangan dalam Memberikan Perlindungan Hukum kepada Pemegang Polis Asuransi. Diponegoro Law Journal, 12(2). https://doi.org/10.14710/dlj.2023.38277
Dewi, K. A. P. (2025). Regulasi Penyelenggaraan Polis Digital dalam Kerangka Perlindungan Hukum Bagi Perusahaan Asuransi dan Nasabah. Jurnal Preferensi Hukum, 6(2), 245-254. https://doi.org/10.22225/jph.6.2.2025.245-254
ES, R. V. A., & Susanti, C. (2025). Pertanggungjawaban Hukum Perusahaan Asuransi Kepada Tertanggung Dalam Hal Gagal Bayar. Kertha Semaya: Journal Ilmu Hukum, 13(12), 2742-2755. https://doi.org/10.24843/KS.2025.v13.i12.p03
Fauzana, B. T. R. S., Putri, C. C., Ovisina, D. R., Ananda, N. R., & Damayanti, N. (2025). Perlindungan Hukum bagi Pemegang Polis dalam Sengketa Asuransi di Indonesia. Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, 13(12), 71-80. https://doi.org/10.6679/ce0zzh17
Ganie, A. J. (2011). Hukum asuransi Indonesia. Sinar Grafika.
Ginting, L. C. N., Purba, H., Andriati, S. L., & Affila, A. (2023). Penerapan Prinsip Itikad Baik terhadap Kewajiban Pemberitahuan Riwayat Kesehatan sebagai Penyebab Ditolaknya Pembayaran Klaim Asuransi Jiwa. Locus Journal of Academic Literature Review, 522-531. https://doi.org/10.56128/ljoalr.v2i6.179
Gunawan, A., Sunarmi, S., Siregar, M., & Azwar, T. K. D. (2026). Pertanggungjawaban PT Asabri (Persero) atas Klaim Kecelakaan Kerja Personel Tentara Nasional Indonesia:(Studi Kasus di Kosekhanudnas I Medan). Locus Journal of Academic Literature Review, 5(1), 10-21. https://doi.org/10.56128/ljoalr.v5i1.838
Hariawan, A. Y. R., Fashonia, A., Sanjaya, A. M. A., & Hasanah, M. (2025). Hak dan Kewajiban dalam Jaminan Resi Gudang: Kajian terhadap Aspek Kepastian Hukum dan Risiko bagi Kreditur. Hukum Inovatif: Jurnal Ilmu Hukum Sosial dan Humaniora, 2(2), 88-135. https://doi.org/10.62383/humif.v2i2.1492
Indonesia. (1847). Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (Wetboek van Koophandel).
Indonesia. (1999). Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 42.
Indonesia. (2014). Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 337. Sekretariat Negara.
Islamiyyah, L. (2023). Perlindungan Hukum Pemegang Polis Asuransi Berdasarkan Sistem Hukum Indonesia. Ma’mal: Jurnal Laboratorium Syariah Dan Hukum, 4(6), 545-564. https://doi.org/10.15642/mal.v4i6.302
Nurainiyah, N., Astawa, I. K., & Setiady, T. (2024). Perlindungan hukum bagi pemegang polis dalam konteks pengalihan liabilitas dan restrukturisasi asuransi berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2014 tentang perasuransian. UNES Law Review, 7(1), 169-183. https://doi.org/10.31933/unesrev.v7i1.2236
Oscar, G., Setiawan, P. A. H., & Iryani, D. (2024). Perlindungan hukum bagi pemegang asuransi jiwa yang berkepastian hukum. Jurnal sosial dan sains, 4(9), 918-936. https://doi.org/10.59188/jurnalsosains.v4i9.3170
Otoritas Jasa Keuangan. (2016). Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 69/POJK.05/2016 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Asuransi, Perusahaan Asuransi Syariah, Perusahaan Reasuransi, dan Perusahaan Reasuransi Syariah.
Palyama, S. (2022). Perlindungan Hukum Perlindungan Hukum Pemegang Polis Asuransi Jiwa di Indonesia (Studi Kasus PT. Asuransi Jiwa Raya). Jurnal Hukum dan Etika Kesehatan, 84-94. https://doi.org/10.30649/jhek.v2i1.48
Rasmiaty, M. (2024). Rekonstruksi Normatif Kontrak Kerja Agen Asuransi Jiwa: Integrasi Nilai Itikad Baik dalam Praktik Asuransi. UNES Law Review, 6(3), 8472-8483. https://doi.org/10.31933/unesrev.v6i3.1754
Rohmatika, F. (2024). Perlindungan hukum klaim asuransi pemegang polis asuransi. Jurnal Riset Ekonomi Dan Akuntansi, 2(1), 182-190. https://doi.org/10.54066/jrea-itb.v2i1.1310
Salviana, F. M., Nasution, K., & Kongres, E. (2023). Perlindungan Hukum Terhadap Tertanggung Dalam Asuransi Jiwa Unit-Link. PERSPEKTIF: Kajian Masalah Hukum dan Pembangunan, 28(1), 19-24. https://doi.org/10.30742/perspektif.v28i1.851
Segah, A. T., Yohanes, Y., & Herlan, H. (2025). Implementasi Program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Petani Di Kecamatan Ambalau Kabupaten Sintang. Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE), 4(4), 1199-1204. https://doi.org/10.37676/mude.v4i4.9012
Siahaan, E. D., Sitorus, O. A., & Napitupulu, D. R. (2025). Dampak Regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhadap Industri Asuransi di Indonesia. Rechtsnormen Jurnal Komunikasi dan Informasi Hukum, 4(1), 48-54. https://doi.org/10.56211/rechtsnormen.v4i1.1212
Sinaga, W. (2022). Tinjauan yuridis terhadap hak dan kepentingan pemegang polis asuransi. Jurnal Hukum To-Ra: Hukum Untuk Mengatur Dan Melindungi Masyarakat, 8(3), 341-356. https://doi.org/10.55809/tora.v8i3.161
Tita Novitasari, S. H. (2025). Buku Belajar Dari Asabri: Model Ideal Pengawasan Hukum Terhadap Asuransi Milik Negara. Penerbit Widina.
Utomo, D. S. (2025). Potensi Integrasi Prinsip Utmost Good Faith Dan Prinsip Shiddiq Menggunakan Artificial Intelligence. Journal Equitable, 10(2), 271-295. https://doi.org/10.37859/jeq.v10i2.8512
Wardhana, A. (2025). Implementasi Pasal 53 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2014 Tentang Perasuransian (Studi Komparatif Mekanisme Penjaminan Oleh Lembaga Penjamin Simpanan). Jurnal sosial dan sains, 5(8), 6909-6919. https://doi.org/10.59188/jurnalsosains.v5i8.32480
Widjaja, G., Abadi, S. A., & Ramadhani, N. R. (2025). Keberadaan Undeclared Pre-Existing Conditions dalam Hubungan Hukum Perasuransian Pasca-Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 83/PUU-XXII/2024. Jurnal Kajian Hukum Dan Kebijakan Publik| E-ISSN: 3031-8882, 3(1), 5-12. https://doi.org/10.62379/4xdk4v57

















