Arbitrator Reasoning: Evidence Assessment Standards in Sharia Arbitration
DOI:
https://doi.org/10.65310/avzvzt29Keywords:
Sharia Arbitration, Evidence, BASYARNAS, Normative Juridical, Dispute ResolutionAbstract
This research examines the evidentiary process in sharia arbitration, particularly within the National Sharia Arbitration Board (BASYARNAS), by employing a normative juridical approach. The study focuses on analyzing written legal norms and legal principles governing evidence in sharia arbitration, as regulated under Law Number 30 of 1999 on Arbitration and Alternative Dispute Resolution, Law Number 21 of 2008 on Sharia Banking, and the BASYARNAS Procedural Rules. Primary legal materials consist of statutory regulations and relevant arbitration decisions, while secondary and tertiary materials include legal literature, academic journals, and legal dictionaries. The collected data are analyzed using descriptive-analytical methods and a comparative approach to identify differences between general arbitration and sharia arbitration evidentiary standards. The findings indicate that the evidentiary framework in sharia arbitration reflects flexibility and efficiency while adhering to sharia principles. Nevertheless, several challenges remain, particularly concerning the clarity of evidentiary standards and the adaptation to contemporary forms of evidence. Strengthening regulatory harmonization is therefore essential to enhance legal certainty and effectiveness in resolving sharia economic disputes through arbitration.
Downloads
References
Agustin, B. (2025). Analisis Yuridis Terhadap Tindakan Perbankan Dalam Pelaksanaan Lelang Jaminan Pembiayaan Murabahah: Studi Kasus Cv. Megatama Distribution Melawan Pt Bank Syariah Indonesia Dan Kpknl Jambi. Jurnal Hukum Legalita, 7(2), 288-295. Https://Doi.Org/10.47637/Legalita.V7i2.1901
Alfisyahri, A., Raehana, S., & Lawang, H. (2025). Kompetensi Hakim Dalam Menangani Perkara Ekonomi Syariah Di Pengadilan Agama Sungguminasa Kelas 1a. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 2(12). Https://Doi.Org/10.5281/Zenodo.15705893
Ambarningsih, R., Nursobah, A., & Ma’rufi, A. (2024). Nalar Hikmah Dalam Fatwa Dsn-Mui Tentang Ganti Rugi (Ta’widh). J-Ceki: Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(1), 331-341. Https://Doi.Org/10.56799/Jceki.V4i1.5147
Anggita, W., Deswita, N., & Manik, J. D. N. (2026). Peran Akuntansi Pada Penentuan Ganti Rugi Perdata Dalam Sengketa Bisnis. Indonesian Journal Of Accounting And Business, 7(1), 11-22. Https://Doi.Org/10.33019/Gpvdnh90
Badan Arbitrase Nasional Indonesia. (2022). Peraturan Dan Prosedur Arbitrase Badan Arbitrase Nasional Indonesia. Bani Arbitration Center.
Basyarnas. (2003). Keputusan Majelis Ulama Indonesia No. Kep-09/Mui/Xii/2003 Tentang Perubahan Nama Dan Status Badan Arbitrase Muamalat Indonesia Menjadi Badan Arbitrase Syariah Nasional. Majelis Ulama Indonesia.
Darwis, R. (2025). Perlindungan Hukum Terhadap Nasabah Dalam Praktik Pembiayaan Murabahah Pada Lembaga Keuangan Syariah Di Indonesia. Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam, 14(2), 235-246. Https://Doi.Org/10.30651/Mqs.V14i2.26903
Desri Novian, S. H. (2025). Hukum Acara Arbitrase Di Indonesia. Bisakimia.
Diana, S., & Reviandani, W. (2024). Analisis Pembiayaan Pada Koperasi Syariah Xyz Gresik. Mes Management Journal, 3(3), 772-784. Https://Doi.Org/10.56709/Mesman.V3i3.621
Endriasari, P. P., & Nashirudin, M. (2022). Analisis Kriteria Nasabah Mampu Terhadap Penerapan Sanksi Wanprestasi Pada Produk Pembiayaan Kpr Syariah (Studi Kasus Pada Bank Bsi Dan Bca Syariah Kantor Cabang Solo). Al-Fikru: Jurnal Ilmiah, 16(1), 34-55. Https://Doi.Org/10.51672/Alfikru.V16i1.69
Fatiya, I., Umuri, K., Riyaldi, M. H., Nurlina, E., & Muftahuddin, M. (2025). Strategi Badan Wakaf Indonesia (Bwi) Dalam Penyelesaian Sengketa Wakaf Di Aceh. El Hisbah: Journal Of Islamic Economic Law, 5(2), 127-140. Https://Doi.Org/10.28918/Elhisbah.V5i2.12256
Fatkhurakman, F., & Syufaat, S. (2023). Alternatif Penyelesaian Sengketa (Aps)(Perspektif Hukum Positif Dan Hukum Islam). Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 6(2), 129-148. Https://Doi.Org/10.30595/Jhes.V0i0.17058
Fauzi, M., Yani, A., Sasena, E. I., Nasri, H., & Alexander, O. (2025). Efektifitas Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah Pendekatan Mediasi Dalam Perspektif Yuridis Normatif. Hutanasyah: Jurnal Hukum Tata Negara, 4(1), 53-67. Https://Doi.Org/10.37092/Hutanasyah.V4i1.1166
Felina, C., Kamello, T., Sembiring, R., & Sembiring, I. A. (2023). Penemuan Dokumen Yang Bersifat Menentukan Disembunyikan Pihak Lawan Sebagai Penyebab Pembatalan Putusan Arbitase. Locus Journal Of Academic Literature Review, 861-873. Https://Doi.Org/10.56128/Ljoalr.V2i10.239
Guntoro, A., Mahmud, A., Ramadhan, M. R., & Firdaus, W. (2025). Smart Contract Berbasis Blockchain Dalam Keuangan Syariah: Peluang, Tantangan, Dan Isu Kepatuhan Syariah. Revenue: Jurnal Ekonomi Pembangunan Dan Ekonomi Islam, 8(02), 45-55. Https://Doi.Org/10.56998/H7xdkg87
Hariyanto, B. (2024). Sinergitas Perguruan Tinggi Dan Lembaga Arbitrase Dalam Pembangunan Hukum Dibidang Penyelesaian Sengketa Bisnis. Bani Arbitration And Law Journal, 1(1), 58-70. Https://Doi.Org/10.63400/Balj.V1i1.5
Hendarman, H., Yusuf, D. K., & Astarudin, T. (2025). Penyelesaian Sengketa Gugatan Perjanjian Bisnis Akibat Perbuatan Melawan Hukum Menurut Hukum Perdata Dan Hukum Islam. Public Sphere: Jurnal Sosial Politik, Pemerintahan Dan Hukum, 4(2). Https://Doi.Org/10.59818/Jps.V4i2.1844
Indonesia. (1999). Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 Tentang Arbitrase Dan Alternatif Penyelesaian Sengketa. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 138.
Indrawati, P. (2023). Standar Operasional Produk Pembiayaan Dalam Akad Murabahah Pada Bank Muamalat. Fadzat: Jurnal Ekonomi Syariah, 3(2). Https://Doi.Org/10.58787/Fdzt.V4i1.46
Kurniawan, I. D. (2024). Tantangan Hukum Dalam Penyelesaian Sengketa E-Commerce: Pendekatan Arbitrase Dan Litigasi. Al-Mikraj Jurnal Studi Islam Dan Humaniora (E-Issn 2745-4584), 4(02), 554-566. Https://Doi.Org/10.37680/Almikraj.V4i02.4796
Peraturan Badan Arbitrase Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (Basyarnas – Mui) Nomor: Per-01/Basyarnas-Mui/Xi/2021 Tentang Tata Cara Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah Di Badan Arbitrase Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia.
Prasetyo, D. C., Wardani, N. K., & Karima, D. (2025). Analisis Syarat-Syarat Arbiter Dalam Undang-Undang No 30 Tahun 1999 Dan Peraturan Basyarnas Serta Implikasinya Terhadap Pelaksanaan Tugas Arbiter. Journal Of Legal, Political, And Humanistic Inquiry, 1(2), 289-296. Https://Doi.Org/10.65310/Hkqbwp56
Prayogo, I. H., & Syufaat, S. (2023). Perlindungan Hukum Pemegang Polis Asuransi Syariah Berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2014 Tentang Perasuransian. Alhamra Jurnal Studi Islam, 4(1), 75-72. Https://Doi.Org/10.30595/Ajsi.V4i1.17162
Qutrunnada, F. A., Inggar, A., Andhika, F., Simamora, Y., & Mahipal, M. (2024). Metode Penyelesaian Konflik Bisnis Syariah: Telaah Dari Sudut Pandang Hukum Positif Di Indonesia. Indonesian Journal Of Islamic Jurisprudence, Economic And Legal Theory, 2(2), 408-423. Https://Doi.Org/10.62976/Ijijel.V2i2.467
Ritonga, H. N., Sembiring, R. B., Manurung, N., & Samzidane, M. H. (2024). Kewenangan Arbitrase Dalam Penyelesaian Sengketa Bisnis Di Indonesia. Jurnal Cendikia Isnu Su, 1(2), 97-105. Https://Doi.Org/10.70826/Jcisnu.V1i2.247
Stanis, G. A. (2024). Perbandingan Alternatif Penyelesaian Sengketa Nasabah Perbankan Konvensional Dan Syariah Sebagai Lembaga Penyelenggara Jasa Keuangan Di Republik Indonesia. Jurnal Yuridis, 11(2), 278-298. Https://Doi.Org/10.35586/Jyur.V11i2.9190










