Kohesi Sosial dan Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Desa Wisata Sejarah: Perspektif Sosiologi Pembangunan di Desa Bangsri, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora
DOI:
https://doi.org/10.65310/2vk16e64Kata Kunci:
Pariwisata Berbasis Masyarakat, Partisipasi Masyarakat Dasar, Pemberdayaan Masyarakat, Modal Sosial, Pembangunan BerkelanjutanAbstrak
Penelitian ini mengkaji peran masyarakat dalam pengembangan Desa Wisata Bangsri, yang merupakan contoh desa wisata berbasis masyarakat yang sukses. Penelitian ini berfokus pada dua aspek utama, yaitu proses pembentukan desa wisata yang melibatkan bentuk dan tahap partisipasi, serta tingkat dan dampak keterlibatan masyarakat dalam pengembangan desa wisata. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan informan kunci dipilih berdasarkan pengetahuan dan pengalaman mereka terkait fenomena yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemimpin komunitas memainkan peran sentral dalam menggerakkan partisipasi komunitas. Kolaborasi, keterbukaan, dan koordinasi antar pihak merupakan faktor penting dalam kesuksesan pengembangan Desa Wisata Bangsri. Masyarakat secara aktif terlibat dalam proses pengambilan keputusan, penyediaan sumber daya, dan kontribusi keterampilan serta ide, mencerminkan tingkat partisipasi kemitraan sesuai dengan teori tangga partisipasi Arnstein. Dampak partisipasi ini terlihat pada aspek sosial, seperti peningkatan kohesi sosial dan rasa memiliki terhadap desa, serta aspek ekonomi, seperti peningkatan pendapatan masyarakat. Penelitian ini menekankan pentingnya partisipasi masyarakat sebagai inti dari pengembangan pariwisata berkelanjutan.
Unduhan
Referensi
Ajeng, A. R. (2025). Youth organization participation in development in Mulyorejo II Village, Bunga Mayang District, North Lampung (Doctoral dissertation, UIN Raden Intan Lampung). UIN Raden Intan Repository.
Andini, D. S., & Rizki, M. (2024). Training programs in community service at Indonesian tourist villages: A systematic literature review. Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 138–158. https://doi.org/10.35931/ak.v4i2.4149.
Ansori, M. (2021). Maintaining the village as a village. Pandiva Buku.
Bambang Supriadi, S. E., & Roedjinandari, N. (2017). Tourism destination planning and development. Universitas Negeri Malang Press.
Chatra, A., Dirna, F. C., Alhakim, R., Pujiriyani, D. W., Rosardi, R. G., Maulinda, I., … & Juansa, A. (2025). Village economic potential and leading sectors. PT Star Digital Publishing.
Fista, S. F. (2024). Community participation in tourism development: A study in Batu Putuk Village, Teluk Betung Utara District, Bandar Lampung City (Doctoral dissertation, UIN Raden Intan Lampung). UIN Raden Intan Repository.
Hidajat, R. (2025). Performing arts and cultural tourism in Indonesia. Media Nusa Creative (MNC Publishing).
Indria, T. (2024). Ki Hadjar Dewantara’s Taman Indria approach model and its implementation in early childhood education. Penerbit Adab.
Ishak, N., & Hos, J. (2025). Dynamics of local institutions and citizen participation in community-based ecotourism development. PAMARENDA: Public Administration and Government Journal, 5(1), 58–70. https://doi.org/10.52423/pamarenda.v5i1.96.
Iskandar, D. J. (2017). The importance of participation and the role of political institutions in the policymaking process. Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi, 14(1), 17–35.
Khalim, A., & Hernawati, Y. (2024). Community participation in sustainable tourism development in Panjunan Arab Village, Cirebon City. ECo-Buss, 7(1), 435–447.
Kusuma, T. A., Kushandajani, K., & Marlina, N. (2025). Community empowerment through the “Maju Mapan” village-owned enterprise in Bangsri Village, Jepon District, Blora Regency. Journal of Politic and Government Studies, 14(2), 905–918.
Lubis, A. (2009). Efforts to increase community participation in development. Jurnal Tabularasa, 6(2), 181–190.
Lukito, L. E. (2022). The contribution of the tourism industry to human development index. Penerbit Adab.
Nasution, R. P. A. (2024). Community participation in the development of Aek Siraisan tourist village, Ulu Barumun District, Padang Lawas Regency (Doctoral dissertation, UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan). UIN Repository.
Nurhayati, N., Lutfi, M. Y., Pujiriyani, D. W., Estede, S., Muta’ali, L., Juansa, A., … & Minarsi, A. (2025). Village economy: Empowerment strategies for sustainable development. PT Star Digital Publishing.
Prabowo, S. E., Hamid, D., & Prasetya, A. (2016). Community participation analysis in tourism village development: A case study in Pujonkidul Village, Pujon District, Malang Regency. Jurnal Administrasi Bisnis (JAB), 33(2).
Qolbiyah, R. S. (2023). Community participation in the Desa Siaga program in Purwodadi Village, Barat Subdistrict, Magetan Regency (Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo). UIN Walisongo Repository.
Sumardani, R., & Wiramatika, I. G. (2024). Local community participation in the development of Bonjeruk tourist village, Central Lombok. Journal of Tourism and Interdisciplinary Studies, 4(2), 150–166.
Suaib, M. S. (2023). Development and community empowerment. Penerbit Adab.
Suryawan, I. B., & Mahagangga, I. O. (2024). Community empowerment in tourism village planning. Penerbit Adab.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Windy Ayu Septia, Agus Nurhadi (Penulis)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.










