The Role of Knowledge and Attitudes of Adolescent Girls in the Consumption of Iron Supplements to Prevent Anemia
DOI:
https://doi.org/10.65310/ma2sxz09Keywords:
anemia, adolescent girls, iron tablet supplementation, knowledge, attitude.Abstract
Anemia remains a major public health concern among adolescent girls and may adversely affect physical growth, learning concentration, and future reproductive health. In Indonesia, one of the primary preventive strategies is the school-based iron tablet supplementation program, whose effectiveness is closely related to adolescents’ knowledge and attitudes toward anemia prevention. This study examined the relationship between knowledge and attitudes and anemia prevention efforts among adolescent girls at SMP Negeri 20 Semarang. A quantitative correlational design with a cross-sectional approach was applied, involving 130 adolescent girls selected through total sampling. Data were collected using structured questionnaires measuring knowledge, attitudes, and anemia prevention efforts and were analyzed using the Chi-Square test. The findings demonstrated a significant relationship between knowledge and anemia prevention efforts (p = 0.009) as well as between attitudes and anemia prevention efforts (p = 0.001). Most respondents exhibited good knowledge levels (75.4%) and moderate attitudes (56.9%), while anemia prevention efforts were predominantly categorized as moderate (62.3%). These results indicate that adequate knowledge and positive attitudes contribute substantially to the adoption of anemia prevention behaviors, emphasizing the importance of continuous health education, school-based interventions, and supportive environments to enhance preventive practices among adolescent girls.
Downloads
References
Anggraini, T., Lestari, M., & Wulandari, F. (2023). Hubungan pengetahuan dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri di Kota Bandung. Jurnal Reproduksi Remaja, 9(1), 22–30.
Astuti, D., Rahman, F., & Lestari, P. (2021). Pengaruh pendidikan orang tua terhadap pengetahuan remaja tentang anemia dan konsumsi tablet tambah darah. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Indonesia, 12(3), 145–152.
Aulya, Y., Siauta, J. A., & Nizmadilla, Y. (2022). Analisis anemia pada remaja putri. Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kesehatan, 3(2), 45–52. http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPPP
Dewi, F., & Marlina, R. (2021). Peran sekolah dalam edukasi pencegahan anemia melalui program tablet tambah darah. Jurnal Keperawatan Komunitas, 7(3), 110–117.
Fitriyani, N., Rahayu, S., & Putra, R. (2020). Hubungan status sosial ekonomi dengan kejadian anemia pada remaja putri. Jurnal Kesehatan Komunitas, 8(1), 35–42.
Hasanah, I. A., Sidiq, R., Hayati, N. F., & Amos, J. (2023). Peran pusat informasi dan konseling remaja (PIK-R) dalam meningkatkan perilaku kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri di Madrasah Aliyah Negeri Kota Pariaman. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 6(10), 1990–1998. https://doi.org/10.56338/mppki.v6i10.3847
Hidayah, N., Fadhilah, S., & Rahmah, E. (2022). Efektivitas program “Jumat minum tablet tambah darah” terhadap kepatuhan remaja putri. Jurnal Promosi Kesehatan, 14(2), 75–82.
Hidayah, R., Astuti, D., & Rahman, F. (2020). Efektivitas pendidikan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan dan perilaku pencegahan anemia pada remaja. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 15(2), 112–119.
Hidayati, N., & Wahyuni, S. (2022). Hubungan usia remaja dengan risiko anemia di sekolah menengah pertama. Jurnal Kesehatan Reproduksi Remaja, 10(2), 87–95.
Juniati, N. P. M., Erawati, N. L. P. S., Wirata, I. N., Suindri, N. N., & Ningtyas, L. A. W. (2025). Hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan remaja putri dalam mengkonsumsi tablet tambah darah. Journal of Health Education and Literacy, 8(1), 1–7. https://doi.org/10.31605/j-healt.v8i1.5402
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Pedoman pencegahan anemia. Kemenkes RI.
Kusuma, D., & Handayani, T. (2022). Peran dukungan lingkungan sekolah terhadap kepatuhan minum tablet tambah darah pada remaja. Jurnal Keperawatan Indonesia, 25(4), 201–209.
Notoatmodjo, S. (2014). Ilmu perilaku kesehatan. Rineka Cipta.
Nugraheni, R. (2024). Program edukasi gizi pada remaja putri untuk mencegah stunting: Tinjauan literatur. Jurnal Promotif Preventif, 7(3), 569–577. http://journal.unpacti.ac.id/index.php/JPP
Prameswari, D., & Nuraini, S. (2022). Faktor yang mempengaruhi kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri. Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia, 11(2), 85–92.
Puspitasari, D., Nuraini, L., & Hasanah, A. (2020). Faktor yang memengaruhi ketidakpatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan, 8(2), 56–63.
Putri, A. D., & Handayani, E. (2022). Hubungan pengetahuan dengan kepatuhan minum tablet tambah darah pada remaja putri. Jurnal Keperawatan Komunitas, 9(2), 101–108.
Rahmawati, R., Andini, F., & Pertiwi, A. (2021). Hubungan sikap dengan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja sekolah. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 16(3), 211–219.
Sari, L. N., Dewi, K. R., & Wulandari, A. (2023). Usia menarke dan kadar hemoglobin pada remaja putri. Jurnal Gizi dan Pembangunan, 14(1), 22–30.
Sari, N., & Safriana, R. E. (2023). Literature review: Hubungan pengetahuan dan kepatuhan mengkonsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia defisiensi besi pada remaja putri. Indonesian Journal of Midwifery Today (IJMT), 2(2), 29. https://doi.org/10.30587/ijmt.v2i2.5729
Sujarwo, R. M. (2025). Edukasi pangan lokal bergizi untuk pencegahan anemia pada remaja putri. RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 561–576. https://doi.org/10.46576/rjpkm.v6i1.5254
Sukmaningsih, W. R., Handoko, A. L. S., & Pitaloka, D. A. (2025). Peran pengetahuan dan sikap remaja perempuan dalam praktik pencegahan anemia di Gondangrejo, Karanganyar. Jurnal Farmasindo: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, 9(1), 107–114. https://doi.org/10.46808/farmasindo.v9i1.234
World Health Organization. (2025, February 10). Anemia. World Health Organization.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Viona Amelia Putri, Nutrisia Nu’im Haiya, Iwan Ardian (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










