The Weakening of Local Identity in the Era of Globalization: Analysis of Factors, Impacts, and Strengthening Strategies Based on a Systematic Literature Review
DOI:
https://doi.org/10.65310/fcz4yb25Keywords:
local identity, globalization, cultural preservation, education, digital mediaAbstract
This study examines the weakening of local identity in the era of globalization by analyzing its driving factors, socio-cultural impacts, and reinforcement strategies through a systematic literature review. Global cultural flows, digital media expansion, and shifting social values have increasingly influenced patterns of communication, lifestyle, and cultural expression, particularly among younger generations. The review indicates that globalization contributes to the erosion of traditional practices, local languages, and communal values, while simultaneously reshaping social cohesion and collective identity. The impacts extend beyond cultural loss, affecting character formation, intergenerational transmission of values, and the sustainability of local wisdom. To address these challenges, the study identifies strategic approaches centered on local wisdom–based education, ethnopedagogical practices, family and community engagement, and adaptive use of digital media. Empirical findings from previous studies and official reports demonstrate that integrated and collaborative strategies strengthen cultural awareness and foster a sense of belonging without rejecting modernity. The study concludes that reinforcing local identity requires a holistic framework involving educational institutions, families, communities, media, and public policy, ensuring that local culture remains a dynamic foundation for social resilience in a globalized world.
Downloads
References
Alzahra, S., Safitri, D., & Sujarwo. (2024). Peran tradisi Wetonan dalam menjaga identitas budaya masyarakat adat Jawa. Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 2(2), 92–101. https://doi.org/10.61404/jimi.v2i2.206
Anisalikha, F., Anggraini, L. D., Utami, D. M., & Nugraheni, L. (2025). Nilai budaya dalam Situs Patiayam sebagai pelestarian budaya lokal bagi Generasi Z. Dharma Acariya Nusantara: Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya, 3(1), 140–147. https://doi.org/10.47861/jdan.v3i1.1867
Arifin, J. (2023). Peranan media digital dalam mempertahankan budaya lokal Indonesia di era globalisasi. Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang, 14(1), 8–16. https://doi.org/10.37304/jikt.v14i1.202
Desfriyati, D., Indah, A. P. N., Rustini, T., & Arifin, M. H. (2022). Menanamkan sikap mencintai budaya lokal di era globalisasi pada anak SD. Asanka: Journal of Social Science and Education, 3(1), 47–54. https://doi.org/10.21154/asanka.v3i1.3939
Dewi, N. K. T., Priyanti, N. M. M., & Framudya, I. G. A. P. (2023). Peran Generasi Z sebagai wadah pelestarian budaya tradisional dalam mewujudkan Indonesia Emas. Prosiding Pekan Ilmiah Pelajar (PILAR), 3(1), 98–107. https://e-journal.unmas.ac.id/index.php/pilar/article/view/6117
Fadilah, A. N., & Batubara, A. (2024). Penguatan citizenship transmission pada pembelajaran PPKn untuk menghadapi tantangan krisis identitas nasional pada Generasi Z. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 8(2), 154–160. https://doi.org/10.31571/jpkn.v8i2.7881
Faiz, A., & Soleh, B. (2021). Implementasi pendidikan karakter berbasis kearifan lokal. JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran), 7(1), 68–77. https://doi.org/10.22219/jinop.v7i1.14250
Handayani, A. P., et al. (2024). Hilangnya budaya lokal di era modern dan upaya pelestariannya dalam perspektif Pancasila. Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora.
Hartatik, A., & Pratikno, A. S. (2023). Pudarnya eksistensi kesenian tradisional ludruk akibat globalisasi budaya. Jurnal Ilmiah CIVIS, 12(2), 141–155. https://doi.org/10.26877/civis.v12i2.10623
Jantin, N. W., Priyanti, N. M. M., Juniari, N. K. D., & Parwita, G. B. S. (2022). Upaya melestarikan budaya tradisional Generasi Z dalam transisi era Society 5.0. Prosiding Pekan Ilmiah Pelajar (PILAR), 2(1), 443–454. https://e-journal.unmas.ac.id/index.php/pilar/article/view/4460
Lalombo, A. S. (2024). The influence of globalisation on the shift in local language and cultural identity. Journal Corner of Education, Linguistics, and Literature.
Lina, V. B., Bhoki, M. F., Umar, R. A. Y., Koban, E. S., & Olu, A. F. (2023). Pendidikan karakter berbasis budaya lokal Rori Lako pada pembelajaran di sekolah dasar. NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, 4(4), 1050–1061. https://doi.org/10.55681/nusra.v4i4.1740
Maghfirani, R. T. (2023). Implementasi nilai kebhinekaan global dalam Profil Pelajar Pancasila untuk menghadapi krisis identitas nasional. Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika, 1(5), 100–108. https://doi.org/10.51903/bersatu.v1i5.327
Maharani, O., Sarwi, S., & Sudarmin, S. (2024). Implementasi discovery learning berbasis etnopedagogi dalam pembelajaran di sekolah dasar. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran.
Manalu, D. K., et al. (2025). Urgensi penguatan identitas nasional dalam menghadapi Society 5.0 di era digital. Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner.
Millani, A., Ramdana, A., Uzki, & Mulyanudin. (2024). Pengaruh globalisasi terhadap perilaku sosial masyarakat Baduy Luar: Studi antropologi budaya. Kala Manca: Jurnal Pendidikan Sejarah, 12(1), 19–31. https://doi.org/10.69744/kamaca.v12i1.317
Muhammad, R., et al. (2025). Globalisasi budaya dan media digital: Dilema antara modernisasi dan pelestarian budaya lokal. Publishing Indonesian Culture and Religion, 2(3), 2–3.
Novanda, A. A., Arditi, N., & Rizki, M. (2024). Strategi mengatasi krisis identitas dan budaya masyarakat akibat era globalisasi. CAUSA: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan.
Rifaldi, M. N., Hidayatissalam, A. S., & Turnip, K. D. (2025). Lunturnya nilai gotong royong di era globalisasi. Nusantara: Jurnal Pendidikan, Seni, Sains dan Sosial Humaniora, 2(2), 1–15. https://doi.org/10.11111/nusantara.xxxxxxx
Rohyadi, E., Desiana, C., & Rosmilawati, I. (2024). Pendekatan etnopedagogi dalam proses pembelajaran untuk membentuk karakter peserta didik sekolah dasar. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru.
Salsabila, F. L., Widiyanarti, T., Ashari, S. D., Zahra, T., & Fadhilah, S. A. (2024). Pengaruh globalisasi terhadap perubahan komunikasi antarbudaya pada Generasi Z. Indonesian Culture and Religion Issues, 1(4), 1–13. https://doi.org/10.47134/diksima.v1i4.110
Saputra, R., Hasanah, N., Kamaludin, Azis, M., Putra, M. A., & Armayadi, Y. (2024). Peran seni dalam mempertahankan identitas budaya lokal di era modern. Besaung: Jurnal Seni, Desain dan Budaya, 9(2), 183–195. https://doi.org/10.36982/jsdb.v8i1
Sarasati, R. (2021). Membangun identitas nasional melalui teks: Review singkat terhadap teks sastra dalam buku teks Bahasa Indonesia. Jurnal Diksi, 29(1), 2–3.
Sinambela, S. M., Saragih, M. D., Lumbantobing, J. N. Y., Lase, M., & Iqbal, M. (2025). Dinamika kebudayaan dan perubahan sosial dalam masyarakat modern. Katalis Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Matematika, 2(2), 65–75. https://doi.org/10.62383/katalis.v2i2.1521
Tambunan, D. K., Purba, J. M., Tarigan, Y. E. A., Kartika, J., & Toruan, G. L. (2024). Pola asuh orang tua Karo: Mempertahankan identitas budaya dan pembentukan karakter anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(3), 1–10. https://doi.org/10.47134/paud.v1i3.618
Zahrofa, A. E. (2025). Menghidupkan kearifan lokal melalui pendidikan berbasis nilai tradisional. Jurnal Edukatif, 3(2), 260–264.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ziyad Arzaq Abdani, Witrinia Fauziyani, Maulidia Rahmah, Zumna Afifatun Nisa , Maulidia Rahmah, Azahro Isna Mubarok, Elyana Rosyita, Aira Annastasya, Ika Oktavianti (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.










